Want your
own Fotopage?






 
jiey's FotoPage

By: ibnutofail Mohd Mujibullah Bin Mohd Nawe

[Recommend this Fotopage] | [Share this Fotopage] | [Track this Fotopage]
[<<  <  [1]  2  3  >  >>]    [Archive]
Tuesday, 3-Jul-2007 00:23 Email | Share | | Bookmark
muhasabah.....

kedamaian...
perhiasan...hidup.

Quote:
keindahan bunga pada mekar kuntumnya.. keindahan kata pada puitisnya.. keindahan lagit pada pelanginya.. dan keindahan manusia pada akalnya..


Code:
SIAPAKAH DZULQARNAIN ITU?
Dr. Yusuf Al-Qardhawi

Pertanyaan:

Didalam Al-Qur'an diterangkan masalah Dzulqarnain, yaitu:

"Hingga apabila dia telah sampai pada tempat terbenam
matahari, dia pun melihat matahari terbenam kedalam laut
yang berlumpur hitam, dan dia mendapati disitu (di laut itu)
segolongan ummat. Kami berkata, 'Hai Dzulqarnain! Kamu boleh
menyiksa mereka dan boleh berbuat kebaikan terhadap
mereka'." (Q.s. Al-Kahfi: 86).

Apakah yang dimaksud dengan matahari yang terbenam dalam
mata air yang hitam?

Siapakah orang-orang yang didapati oleh Dzulkarnain?

Jawab:

Kisah Dzulqarnain telah diterangkan dalam Al-Qur'an pada
Surat Al-Kahfi, tetapi Al-Qur'an tidak menerangkan siapakah
sebenarnya Dzulqarnain, siapakah orang-orang yang
didapatinya, dan dimana tempat terbenam dan terbitnya
matahari? Semua itu tidak diterangkan dalam Al-Qur'an secara
rinci dan jelas, baik mengenai nama maupun lokasinya, hal
ini mengandung hikmah dan hanya Allahlah yang mengetahui.

Tujuan dari kisah yang ada dalam Al-Qur'an, baik pada Surat
Al-Kahfi maupun lainnya, bukan sekadar memberi tahu hal-hal
yang berkaitan dengan sejarah dan kejadiannya, tetapi tujuan
utamanya ialah sebagai contoh dan pelajaran bagi manusia.
Sebagaimana Allah swt. dalam firman-Nya:

"Sesungguhnyapada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran
bagi orang-orang yang berakal." (Q.s.Yusuf: 111)

Kisah Dzulqarnain, mengandung contoh seorang raja saleh yang
diberi oleh Allah kekuasaan di bumi, yang meliputi Timur dan
Barat. Semua manusia dan penguasa negara tunduk atas
kekuasaannya, dia tetap pada pendiriannya sebagai seorang
yang saleh, taat dan bertakwa. Sebagaimana diterangkan di
bawah ini:

"Berkata Dzulqarnain, 'Adapun orang yang menganiaya, maka
kelak Kami akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan
kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang
tiada taranya'." (Q.s. Al-Kahfi: 87).

"Adapun orang yang beriman dan orang beramal saleh, maka
baginya pahala yang terbaik sebagai balasan ..." (Q.s.
Al-Kahfi: 88).

Jadi, apa yang diterangkan dalam Al-Qur'an, hanyalah
mengenai perginya Dzulqarnain ke arah terbenamnya matahari,
sehingga berada pada tempat yang paling jauh. Di situ
diterangkan bahwa dia telah melihat matahari seakan-akan
terbenam di mata air tersebut, saat terbenamnya. Sebenarnya,
matahari itu tidak terbenam di laut, tetapi hanya bagi
penglihatan kita saja yang seakan tampak matahari itu
terbenam (jatuh) ke laut. Padahal matahari itu terbit
menerangi wilayah (bangsa) lain.

Maksud dari ayat tersebut, bahwa Dzulqarnain telah sampai ke
tempat paling jauh, seperti halnya matahari terbenam di mata
air yang kotor (berlumpur) , yang disebutkan diatas. Begitu
juga maksud dari ayat tersebut, Dzulqarnain telah sampai di
tempat terjauh, yaitu terbitnya matahari dan sampai bertemu
pula dengan kaum Ya'juj dan Ma'juj.

Dalam keadaan demikian, Dzulqarnain tetap pada pendiriannya
semula, yaitu sebagai seorang raja yang adil dan kuat
imannya, yang tidak dapat dipengaruhi oleh hal-hal yang
dikuasai dan kekuasaannya diperkuatnya dengan misalnya
membangun bendungan yang besar, yang terdiri dari
bahan-bahan besi dan sebagainya. Di dunia ini beliau selalu
berkata dan mengakui, bahwa segala yang diperolehnya sebagai
karunia dari Allah dan rahmat-Nya.

Firman Allah swt. dalam Al-Qur'an:

"Dzulqarnain berkata, 'Ini (bendungan atau benteng) adalah
suatu rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah tiba janji
Tuhanku, Dia pun menjadikannya rata dengan bumi (hancur
lebur); dan janji Tuhanku itu adalah benar." (Q.s. Al-Kahfi:
98).

Tujuan utama dari Al-Qur'an dalam uraian di atas ialah
sebagai contoh, dimana seorang raja saleh yang diberi
kekuasaan yang besar pada kesempatan yang luar biasa dan,
kekuasaannya mencakup ke seluruh penjuru dunia di sekitar
terbit dan terbenamnya matahari. Dalam keadaan demikian,
Dzulqarnain tetap dalam kesalehan dan istiqamahnya tidak
berubah.

Firman Allah swt.:

"Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan di bumi dan Kami
telah memberikan kepadanya (Dzulqarnain) jalan (untuk
mencapai) segala sesuatu." (Q.s. Al-Kahfi: 84).

Mengenai rincian dari masalah tersebut tidak diterangkan
dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah, misalnya waktu, tempat dan
kaumnya, siapa sebenarnya mereka itu. Karena tidak ada
manfaatnya, maka sebaiknya kami berhenti pada hal-hal yang
diterangkan saja. Jika bermanfaat, tentu hal-hal itu
diterangkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw.

Dapatkan Tudung Bawal sekarang! it's on SALE!! more to check it here -> http://tudungibu.fotopages.com Thu 5-Jul-2007 02:51
Posted by:Tudungibu  - [Link]
Dapatkan Tudung Bawal sekarang! it's on SALE!! more to check it here -> http://tudungibu.fotopages.com Thu 5-Jul-2007 02:51
Posted by:Tudungibu  - [Link]
gambar tu do morocco ke???sepi dan indah....
relax laa kalau cam tuuuu
tentu best
Fri 20-Jul-2007 03:58
Posted by:Madzli and Balkhis  - [Link]
Add comment


Friday, 29-Jun-2007 20:18 Email | Share | | Bookmark
kus kus....

santapan hari jumaat..

Quote:
hidangan tiap² hari jumaat..

Code:
Kuskus ni sebenarnya banyak versi.
Ada Kuskus Morocco, ada Algeria, ada Tunis...
Yang Morocco pun banyak khilaf antara Kuskus orang syamal(utara) dan orang janub(selatan).. Orang Fes, Oujda dengan Marrakech dan Agadir... Heheheh
Yang ni kata dia punya lagi best dan tulen, yang sana pulak kata diorang punya kuskus la yg lebih power dan berkhasiat..
Jadi kat sini saya cuba bawa satu resepi yang boleh merapatkan jurang khilaf antara mazhab2 Kuskus ni.. di harap dengan cara ni umat Gharb Islami ni akan lebih bersatu dan saling menghormati.. Ishhh, dalam beragama pun boleh hormati masalah khilafiah dalam hal2 furu', ni kan pulak furu' dalam bab masak2 je..
Sayyidaati saadaati, lets cook!

Bahan-bahannya :
1/2kg daging (ayam, kambing @ lembu) di potong besar-besar

*untuk tumisan
1 biji bawang besar - dihiris kecil
1 sudu kecil serbuk kulit kayu manis
1 sudu kecil serbuk halia
2 sudu kecil serbuk kunyit
1 sudu kecil serbuk lada hitam
3 biji tomato - dicincang

*sayuran
3 @ 4 batang lobak merah - dipotong lebar-lebar
2 batang terung - dipotong lebar-lebar
4 batang labu kecil - dibelah 2
200 gm labu - dipotong lebar-lebar
1 cawan kacang kuda (yang telah direndam semalaman)
1/2 genggam daun parsli (madnus) - dicincang halus
Segenggam daun ketumbar (kuzbur) - dicincang halus
- Sayur2 ni pandai2 la tambah sendiri apa yg suka yek, ada arab letak lobak putih, ada yang letak kobis....

Kuskus secukupnya (lebih kurang 1/2 kg)
50gm mentega
Segenggam kismis

Cara-caranya:
- Panaskan minyak dan tumiskan bawang sampai ianya mula menguning.
- Masukkan semua rempah ratus. Tumis sikit.
- Masukkan buah tomato lalu dibiarkan masak seketika.
- Masukkan sayur-sayuran yang keras dahulu buat beberapa minit + kacang kuda sebelum dimasukkan sayur-sayuran yang lain, daun parsli (madnus) dan ketumbar (kuzbur). Air tu kita masukkan takat sayur. Masak lauk Kuskus ni bukan macam masak gulai - jangan kacau beria2 - nanti hancur la sayur2 tu, tak cantik la bila hidang...
- Tambahkan garam dan hidangkan lauk ini bersama di atas kuskus yang telah siap dikukus + digaul dengan mentega.

Selamat memakan......

waalaikummussalam..slm perkenalan gk..baby sofea dok kt mn skrng ni?tu laa klu boleh klu nk gi beli brng² kt arab sini..lbh elok kena cari orng melayu dok sini..supaya x di tipu.. :->kesian kt sis baby sofia..dalam sebuah hadis..(man ta3allamal qaumi aamana makrohum...)klu kite tahu bahasa sesuatu kaum..kiter akn selmt dr tipu daya mereka.) insyaallah... Mon 2-Jul-2007 19:22
Posted by:ibnutofail
nih lah gambar paling jahat pernah ekau tayang kan muji..aku jadik lapar secara otomatik..adesss.. Wed 4-Jul-2007 21:14
Posted by:ais-putih ais_putih@yahoo.com  - [Link]
lama x update ni...tenu sibuk???
salam ramadhan ye...dr kami d belgium
Sun 9-Sep-2007 05:51
Posted by:abg madzli dn family  - [Link]
View all 7 comments Add comment


Thursday, 28-Jun-2007 21:17 Email | Share | | Bookmark
ouazzan...

wazzan..
pemandangan perkampungan wazzan
penghuni gua usang
View all 5 photos...

Quote:
sign board wazzan.
Quote:
lorong² hitam




Quote:
demi sesuap rezeki.
Quote:
perjalanan yang masih jauh

salam...biso abe jie edit gamba..hehe... Fri 29-Jun-2007 15:22
Posted by:deli
wah!!!pg wazzan yo?tahniah...editing yang mengagumkan.. Fri 29-Jun-2007 16:21
Posted by:::arrembawi::  - [Link]
oooo. abg dah 6 bulan sini tp sebelum ni study di UK..;dah lama dah tu.......sini ok laaa.....tempat study je kan..bukan nak duduk lama pun...tapi hingga 2011 le...insyallah...
the bestthings in your blog is tt ttg enviornment dan angle yg u ambil tu really nice and fit...absolutely great! congratulate for u.. then your blog will be attarction for those blogger...jumpe lagi ye! bye....
Fri 29-Jun-2007 19:08
Posted by:madzlibalkhis  - [Link]
View all 5 comments Add comment


Saturday, 23-Jun-2007 14:36 Email | Share | | Bookmark
marrakech.....

rempah ratus maghribi.....
jus limau...

Quote:
morocco yang kaya dgn rempah ratus...


Quote:
jus limau segar...


Code:
"Dan daripada ayat-ayat-Nya ialah bahawa Dia menciptakan untuk kamu, daripada diri-diri kamu sendiri, teman-teman hidup, supaya kamu berehat pada mereka, dan Dia mengadakan antara kamu, cinta dan pengasihan. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah ayat-ayat bagi kaum yang memikirkan." (30:21)



marakesh..ku tak pernah gi lagik selama ku duduk sini nih..ahakss.. Sat 23-Jun-2007 19:01
Posted by:ais-putih ais_putih@yahoo.com  - [Link]
mcm tower laa rempah mrk ni..haaa yg ni d belgium x de..hheheheh.
nice photos....
Sat 23-Jun-2007 19:19
Posted by:abg madzli dan famili  - [Link]
yang berdiri tu orang tak panggil dolphin, orang panggil penguin tu....

Baik-baik pergi mencuci
Mencuci kain di tepi muara
Entryku hari ini beraroma kimchi
Cantik di mata tapi tidakku berselera
Tue 26-Jun-2007 03:03
Posted by:Ouled Kenitra  - [Link]
Add comment


Wednesday, 20-Jun-2007 17:54 Email | Share | | Bookmark
buah habbatul muluk...

nikmat Allah Taala

Quote:


كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا

"Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari." (An-Naazi'aat:46)
ALLAH MENAMBAHKAN NIKMATNYA KEPADA ORANG-ORANG YANG BERSYUKUR

Setiap orang sangat memerlukan Allah dalam setiap gerak kehidupannya. Dari udara untuk bernafas hingga makanan yang ia makan, dari kemampuannya untuk menggunakan tangannya hingga kemampuan berbicara, dari perasaan aman hingga perasaan bahagia, seseorang benar-benar sangat memerlukan apa yang telah diciptakan oleh Allah dan apa yang dikaruniakan kepadanya. Akan tetapi kebanyakan orang tidak menyadari kelemahan mereka dan tidak menyadari bahwa mereka sangat memerlukan Allah. Mereka menganggap bahwa segala sesuatunya terjadi dengan sendirinya atau mereka menganggap bahwa segala sesuatu yang mereka peroleh adalah karena hasil jerih payah mereka sendiri. Anggapan ini merupakan kesalahan yang sangat fatal dan benar-benar tidak mensyukuri nikmat Allah. Anehnya, orang-orang yang telah menyatakan rasa terima kasihnya kepada seseorang karena telah memberi sesuatu yang remeh kepadanya, mereka menghabiskan hidupnya dengan mengabaikan nikmat Allah yang tidak terhitung banyaknya di sepanjang hidupnya. Bagaimanapun, nikmat yang diberikan Allah kepada seseorang sangatlah besar sehingga tak seorang pun yang dapat menghitungnya. Allah menceritakan kenyataan ini dalam sebuah ayat sebagai berikut:

"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.s. an-Nahl: 18).

assalmmualaikum, tq krn sudi masuk blog kami. kami bukan dinegara arab tetapi di belgium...buah² tu mmg ade dan sama di sini sbb sini ramai org morocco......seronok dan selamat berkenalan....wasalam Thu 21-Jun-2007 06:19
Posted by:madzli and family madzli3@yahoo.co.uk  - [Link]
assalmmualaikum, tq krn sudi masuk blog kami. kami bukan dinegara arab tetapi di belgium...buah² tu mmg ade dan sama di sini sbb sini ramai org morocco......seronok dan selamat berkenalan....wasalam Thu 21-Jun-2007 06:19
Posted by:madzli and family madzli3@yahoo.co.uk  - [Link]
abang sambung belajar PHD kat sini.Kak Balkhis ngikut je....he he he.Di sini ramai org Moroco dan Turki.Perasan mcm kat negara Arablah pulak.......Tuan rumah dan jiran pun org Moroco......selalu bagi kus kus dgn lamb.sedaplah jugakkkk Thu 21-Jun-2007 13:04
Posted by:madzli madzli3@yahoo.co.uk  - [Link]
View all 5 comments Add comment


Tuesday, 19-Jun-2007 16:42 Email | Share | | Bookmark
majilis ilmi kenitra

syeikh...majlis ilmi kenitra
keunikan seni bina andalus..
ahli majlis ilmi kenitra
View all 4 photos...

Quote:
Hadis Abdullah bin Mas'ud r.a katanya:
Rasulullah s.a.w pernah bersabda: Tidak boleh iri hati kecuali terhadap dua perkara iaitu terhadap seseorang yang dikurniakan oleh Allah harta kekayaan tapi dia memanfaatkannya untuk urusan kebenaran (kebaikan). Juga seseorang yang diberikan ilmu pengetahuan oleh Allah lalu dia memanfaatkannya (dengan kebenaran) serta mengajarkannya kepada orang lain

Nombor Hadis Dalam Sahih Muslim [Dalam Bahasa Arab sahaja]: 1352



Quote:
Dan (ingatlah bahawa) kehidupan dunia ini (meliputi segala kesenangan dan kemewahannya, jika dinilaikan dengan kehidupan akhirat) tidak lain hanyalah ibarat hiburan dan permainan dan sesungguhnya negeri akhirat itu ialah kehidupan yang sebenar-benarnya; kalaulah mereka mengetahui (hakikat ini tentulah mereka tidak akan melupakan hari akhirat) al-ankabut 29: 64.



Quote:
Hadis Abu Hurairah r.a:
Diriwayatkan daripada Nabi s.a.w, baginda bersabda: Iman terdiri daripada lebih dari tujuh puluh bahagian dan malu adalah salah satu dari bahagian-bahagian iman

Nombor Hadis Dalam Sahih Muslim [Dalam Bahasa Arab sahaja]: 50

lama x update fp ni..sbb kami kt kenitra baru habis exam.. alhmdulillah.. rasa lega skt biler selesai jer exam.. insyaallah.. doakn kejayaan kami kt sini.
allahhumaj3alnaa minannajihin walfaaizin.. fiddunya wal aakhirah..

gambar²..anggota majlis ilmi kenitra. Tue 19-Jun-2007 21:34
Posted by:ibnutofail
Add comment


Monday, 2-Apr-2007 22:04 Email | Share | | Bookmark
lama menyepi.....

suatu malam di kenitra..

Code:
lama menyepi.....

Quote:
AL-IMAM MALIK BIN ANAS (Imam Ahli Madinah)

Nama dan Nasab Beliau

Beliau adalah al-Imam Abu Abdillah, Malik bin Anas bin Malik bin Abu Amir bin Amr bin Harits bin Ghaiman bin Khutsail bin Amr bin Harits Dzu Ashbah bin Auf bin Malik bin Zaid bin Syaddad bin Zur`ah Himyar al-Ashghar al-Himyari kemudian al-Ashbahi al-Madani. Ibu beliau bernama Aliyah bintu Syarik al-Azdiyyah.

Kelahiran Beliau

Beliau dilahirkan pada tahun 93 H di Madinah

Sifat-Sifat Beliau

Beliau RAH berwajah tampan, berkulit putih kemerah-merahan, berperawakan tinggi besar, berjenggot lebat, pakaiannya selalu bersih, suka berpakaian warna putih, jika memakai ‘imamah (syal) sebagian diletakkan di bawah dagunya dan ujungnya diuraikan di antara kedua pundaknya. Beliau selalu memakai wangi-wangian dari misk (kasturi) dan yang lainnya.

Beliau tersohor dengan kecerdasan, keshalihan, keluhuran jiwa dan kemuliaan akhlaqnya.

Pertumbuhan Dan Guru-Guru Beliau

Beliau RAH menuntut ilmu ketika masih berusia belasan tahun. Ketika berusia 21 tahun beliau sudah mencapai tingkatan mufti yang boleh berfatwa dan memiliki majelis pengajian tersendiri. Banyak ulama yang mengambil ilmu riyawat dari beliau saat beliau masih begitu muda.

Banyak para penuntut ilmu dari berbagai penjuru datang kepada beliau pada akhir kekhalifahan Abu Ja`far al-Manshur dan bertambah banyak pada kekhalifahan Harun al-Rasyid hingga beliau wafat.

Beliau mengambil ilmu dari Nafi`, Maula Ibnu Umar, Sa`id al-Maqburi, Amir bin Abdullah bin Dinar dan banyak lagi selain mereka yang jumlahnya melebihi 1400 orang.

Murid-Murid Beliau

Di antara guru-guru beliau yang mengambil riwayat dari beliau adalah paman beliau Abu Suhail bin Abu Amir, Yahya bin Abu Katsir, az-Zuhri, Yahya bin Sa`id, Yazid bin Hadzai bin Abu Usainah, Umar bin Muhammad bin Zaid dan selain mereka.

Di antara murid-murid beliau adalah Ma`mar bin Rasyid, Ibnu Juraij, Abu Hanifah, asy-Syafi`i, Amr bin Harits, al-Auza`i, Syu`bah, Sufyan ats-Tsauri, Abdullah bin Mubarak, Abdul Aziz ad-Darawardi, Ibnu Abi Zinad, Ibnu Ulayyah, Yahya bin Abu Zaidah, Abu Ishaq al-Fazari, Muhammad bin Hasan asy-Syaibani, Abdurrahman bin Qasim, Abdurrahman bin Mahdi, Ma`n bin Isa, Abdullah bin wahb, Musa bin Thariq, Nu`man bin Abdussalam, Waki` bin Jarrah, Walid bin Muslim, Yahya al-Qaththan dan selain mereka.

Murid beliau yang terakhir meninggal adalah perawi kitab al-Muwaththa`, Abu Hudzafah Ahmad bin Isma`il as-Sahmi, dia hidup selama 80 tahun sepeninggal al-Imam Malik.

Hadist Yang Mengisyaratkan Tentang Keutamaan Beliau

Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh manusia akan menempuh perjalanan jauh untuk menuntut ilmu, maka mereka tidak mendapati seorang alim pun yang lebih berilmu dibandingkan dengan ulama Madinah.” (Diriyawatkan oleh Nasa`i dalam sunan kubra 2/489 dan Ibnu Abi Hatim dalam Taqdimatul Jarhwat Ta`dil hal.11-12 dan berkata adz-Dzahabi dalam siyar 8/56: hadist ini sanadnya bersih dan matannya gharib.

Abdurrazaq bin Hamman berkata, ”kami memandang bahwa dia adalah Malik bin Anas (yaitu dalam Sabda Rasulullah saw…. Mereka tidak mendapati seorang alim yang lebih berilmu dibandingkan dengan ulama di madinah.)”

Abdul Mughirah al-Makhzumi menyebutkan bahwa makna hadist di atas adalah selama kaum muslimin menuntut ilmu mereka tidak mendapati orang yang lebih berilmu dari pada ulama di Madinah.

Adz-Dzahabi berkata;”Tidak ada seorang ulama pun di Madinah setelah tabi`in yang menyerupai Malik dalam keilmuan, fiqh, keagungan dan hapalan.”

Fiqh dan Kelimuan Beliau

Al-Imam asy-Syafi`i berkata, “Seandainya tidak ada Malik dan Sufyan maka sungguh akan hilanglah ilmu Hijaz.”

Al-Imam asy-Syafi`i juga berkata, ”Muhammad bin Hasan sahabat Abu Hanifah berkata kepadaku, ’siapakah yang lebih mengetahui tentang al-Qur`an, sahabat kami (yaitu Abu Hanifah) atau sahabat kalian (yaitu Malik)? ’Aku berkata, ’secara adil?’ dia berkata, ’Ya.’ Aku berkata, ’Aku bertanya kepadamu dengan nama Allah, siapakah yang lebih mengetahui tentang al-Qur`an, sahabat kami atau sahabat kalian?’ Dia berkata, ’Sahabat kalian (yaitu Malik). ’Aku berkata, ’Siapakah yang yang lebih mengetahui tentang Sunnah, sahabat kami atau sahabat kalian?’ Dia berkata, ’Sahabat kalian (yaitu Malik). ’Aku berkata, ’Aku bertanya kepadamu dengan nama Allah, siapakah yang lebih mengetahui tentang perkatan para sahabat Rasulullah SAW dan perkataan para ulama terdahulu; sahabat kami atau sahabat kalian? ’Dia berkata, ’Sahabat kalian (yaitu Malik).” asy-Syafi`i berkata, ”Maka aku berkata, ’Tidak tersisa sekarang kecuali qiyas, sedangkan qiyas adalah analogi pada pokok-pokok ini, orang yang tidak tahu pokok-pokok ini, pada apa dia mengqiyaskan sesuatu?”

Abu Hatim ar-Razi berkata, ’Malik bin Anas adalah seorang yang tsiqah, Imam penduduk Hijaz, dia adalah murid Zuhri yang terdepan. Jika penduduk Hijaz menyelisihi Malik, maka yang benar adalah Malik.”

Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata, ”Malik bin Anas adalah manusia yang paling mantap dalam hadits.”

Kehati-hatian Beliau Dalam Berfatwa

Abu Mush`ab berkata, ”Aku mendengar Malik berkata, ”Aku berfatwa hingga 70 orang bersaksi bahwa aku layak berfatwa.”

Abdurrahman bin Mahdi berkata, ”Kami berada di sisi al-Imam Malik bin Anas, tiba-tiba datang seorang kepadanya seraya berkata, ’Aku datang kepadamu dari jarak 6 bulan perjalanan, penduduk negeriku menugaskan kepadaku agar aku menanyakan kepadamu suatu permasalahan.’ Al-Imam Malik berkata, ’Tanyakanlah!’ Maka orang tersebut bertanya kepadanya suatu permasalahan.

Al-Imam Malik menjawab, ’Aku tidak bisa menjawabnya.’ Orang tersebut terhenyak, sepertinya dia membayangkan bahwa dia telah datang kepada seseorang yang tahu segala sesuatu, orang tersebut berkata, ’Lalu apa yang akan aku katakan kepada penduduk negeriku jika aku pulang pada mereka?’ Al-Imam Malik berkata, ’Katakan kepada mereka, Malik tidak bisa menjawab.”

Khalid bin Khidasy berkata, ”Aku datang kepada Malik dengan membawa 40 masalah, tidaklah ia menjawabnya kecuali 5 masalah saja.”

Perhatian Beliau kepada Kitabullah

Khalid al-Aili berkata, ”Aku tidak pernah melihat seorang yang lebih memiliki perhatian kepada kitabullah dibandingkan Malik bin Anas.”

Abdullah bin Wahb berkata, ”Aku bertanya kepada saudara perempuan Malik bin Anas, ’Apakah kesibukan Malik di rumahnya.?” Dia menjawab, ’Mushaf dan tilawah.”

Tentang Akal dan Adab Beliau

Abdurrahman bin Mahdi berkata, ”Aku tidak pernah melihat ahli hadits yang lebih bagus akalnya dibandingkan Malik bin Anas.”

Abu Mush`ab berkata, ”Aku tidak pernah sekalipun mendengar Malik menyuruh orang berdiri, dia hanya berkata, ’kalau kalian menghendaki, kembalilah.”

Abdullah bin wahb berkata, ”Yang kami nukil dari adab Malik lebih banyak daripada yang kami pelajari dari ilmunya.”

Ittiba` Beliau kepada Sunnah

Abdullah bin Wahb, ”Aku mendengar Malik ditanya oleh seseorang tentang masalah menyela-nyela jari-jari kedua kaki ketika berwudhu, maka dia berkata, ”Hal-hal itu tidak disyari`atkan atas manusia.” Abdullah bin Wahb berkata, ”Aku biarkan dia sampai ketika sudah sepi dari manusia, aku katakan kepadanya, ’kami memiliki hadits tentang itu.’ Maka ia berkata, ’Apa itu?’ Aku berkata, ’Telah mengkabarkan kepada kami Laits bin Sa`ad, Ibnu Lahi`ah dan Amr bin Harits dari Yazid bin Amr Al-Ma`afiri dari Abu Abdirrahman a-Hubulli dari Mustaurid bin Syaddad al-Qurasyi, dia berkata, aku melihat Rasulullah SAW menggosok sela-sela jari-jari kakinya dengan kelingkingnya.’ Malik berkata, ’Hadits ini Hasan, aku belum pernah mendengarnya kecuali saat ini. ”Abdullah bin Wahb berkata, ”Kemudian sesudah itu aku mendengar Malik ditanya tentang hal tersebut dan dia memerintahkan agar menyela-nyela jari-jari kaki ketika berwudhu.”

Diantara Perkataan-perkataan Beliau

Al-Imam Malik berkata, ”Ilmu tidak boleh diambil dari 4 orang: orang dungu yang menampakkan kedunguannya meskipun dia paling banyak riwayatnya, Ahli bid`ah yang mengajak kepada hawa nafsunya, orang yang biasa berdusta ketika bicara dengan manusia meskipun aku tidak menuduh dia berdusta dalam hadits dan orang shalih yang banyak beribadah jika dia tidak hafal hadits yang dia riwayatkan.”

Beliau berkata, ”Rasulullah SAW dan para khalifah sesudah beliau telah membuat sunnah-sunnah, mengambil sunnah-sunnah tersebut adalah ittiiba` kepada kitabullah, penyempurna ketaatan kepada Allah dan kekuatan di atas agama Allah. Tidak boleh bagi seorang pun mengubah dan mengganti sunnah-sunnah tersebut dan melihat kepada sesuatu yang menyelisihinya. Orang yang mengambil sunnah-sunnah tersebut maka dialah orang yang mendapatkan petenjuk. Orang yang meminta pertolongan dengannya maka dia akan tertolong. Dan barangsiapa yang meninggalkannya maka dia telah mengikuti selain jalan orang-orang mu`min, Allah memalingkannya sebagaimana dia berpaling dan memasukkannya ke dalam jahanam yang merupakan sejelek-jelek tempat kembali.”

Al-Imam asy-Syafi`i berkata, ”Adalah al-Imam Malik jika didatangi oleh sebagian ahli bid`ah, dia mengatakan, ’Adapun aku maka berada di atas kejelasan agamaku. Adapun kamu maka seorang yang masih ragu, pergilah kepada orang yang ragu sepertimu dan debatlah dia.”

Ja`far bin Abdullah berkata, ”Kami berada di sisi Malik, lalu tiba-tiba datang seseorang yang berkata, ’wahai Abu Abdillah, Allah bersemayam di atas `Arsy, bagaimana istiwa` itu?’ tidaklah Malik marah dari sesuatu melebihi marahnya pada pertanyaan orang tersebut, dia melihat ke tanah dan menohoknya dengan batang kayu yang ada di tangannya hingga bercucuran keringatnya, kemudian dia mengangkat kepalanya dan membuang batang kayu tersebut seraya mengatakan, ’Kaifiyyat (cara) dari istiwa` tidak diketahui, istiwa` bukanlah perkara yang majhul, iman kepada istiwa` adalah wajib dan bertanya tentang kaifiyyatnya adalah bid`ah dan aku menduga kamu adalah seorang ahli bid`ah.” Maka kemudian orang tersebut dikeluarkan dari majelis.

Cobaan Beliau

Ibnu Jarir berkata, ”Malik pernah dipukul dengan cambuk.” Kemudian Ibnu Jarir membawakan sanadnya sampai Marwan ath-Thathari bahwasanya Abu Ja`far al-Manshur melarang Malik menyampaikan haditst, ’Tidak ada thalaq bagi orang yang dipaksa.‘ Kemudian ada orang yang menyelundup di majelisnya menanyakan hadits tersebut hingga Malik menyampaikannya di depan manusia, maka Abu Ja`far kemudian mencambuk Malik.”

Muhammad bin Umar berkata, ”Sesudah kejadian tersebut Malik semakin naik derajatnya di mata manusia.”

Azd-Dzahabi berkata, ”Inilah buah dari pujian yang terpuji, akan mengangkat kedudukan hamba di sisi orang-orang yang beriman.”

Tulisan-Tulisan Beliau

Di antara tulisan-tulisan beliau adalah al-Muwaththa’ yang dikatakan oleh al-Imam asy-Syafi`i, “Tidak ada kitab dalam masalah ilmu yanng lebih banyak benarnya dibandingkan dengan Muwaththa’ karya Malik.” Tulisan lainnya, sebuah Risalah mengenai Qadar yang dikirimkan kepada Abdullah bin Wahb, an-Nujum wa Manazilul Qamar yang diriyawatkan oleh Sahnun dari Nafi` dari beliau, sebuah Risalah mengenai Aqdhiyah (Hukum Peradilan), Juz dalam Tafsir, Kitabus Sirr, Risalah ila Laits fi Ijma` Ahlil Madinah dan yang lainnya.

Wafat Beliau

Al-Imam Malik wafat di pagi hari 14 Rabi`ul Awwal tahun 179 H di Madinah dalam usia 89 tahun. Semoga Allah meridhainya dan menempatkannya dalam keluasan jannah-Nya.

(Sumber:Majalah Al-Furqan edisi 9, tahun V, Rabi`uts Tsani 1427/Mei 200

>> menarik shots ni... Tue 3-Apr-2007 01:58
Posted by:jeff  - [Link]
nampak macam kawasan imarah lama saya Tue 3-Apr-2007 02:28
Posted by:Ouled Kenitra  - [Link]
mabruk..akhirnya update gak fp yek??macam kenal je kawasan tu.. Fri 6-Apr-2007 09:28
Posted by:arrembawi isneen_ahmidy@yahoo.com.my  - [Link]
Add comment


Monday, 19-Feb-2007 23:09 Email | Share | | Bookmark
alhmdulillah..selesai imtihan daurah istidrokiah....

menyelusuri tokoh...
syiar islam


Quote:
........اللهم اجعلنا من الناجحين فى الدنيا و الاخرة

Code:
Imam Bukhari
Muhammad Ibn Ismail Ibn Ibrahim Ibn al-Mughirah Ibn Bardiziyeh al-Bukhari (محمد بن اسماعيل بن ابراهيم بن المغيرة بن بردزبه البخاري), pengarang kumpulan tradisi yang dikumpulkan dalam Sahih Bukhari, yang dianggap orang Islam Sunni sebagai Hadith sahih daripada Nabi Muhammad s.a.w.. Imam Bukhari (810 – 870) dilahirkan di Bokhara (Bukharä) (kini di Uzbekistan), pada keluarga Iran, pada 194 H (810 M).

Latar Belakang

Imam al-Bukhari dilahirkan pada 13 Syawal 194 Hijrah di bandar Bokhara, di bahagian timur negeri Turkestan. Bapanya meninggal dunia semasa ia masih kanak-kanak, dan ibunya membesarkan beliau bersendirian. Ibunya memelihara dan mendidiknya dengan penuh ihsan serta berkorban apa sahaja untuk memberikan pendidikan yang terbaik kepada beliau.

Semasa kecil lagi, nilai intelek Imam Bukhari telah teserlah. Beliau amat warak dan mempunyai daya ingatan yang luar biasa serta mempunyai kesungguhan dalam pelajarannya. Diriwayatkan bahawa ketika di dalam belasan tahun, beliau sudah menghafal 70,000 hadis Rasulullah s.a.w.

Pengajian Hadis

Ketika berumur 16 tahun, Imam Bukhari pergi ke Makkah bersama ibunya untuk menunaikan Haji. Imam Bukhari terlalu seronok berada di Makkah sehinggakan dia memanjangkan tempoh lawatan di Makkah untuk membolehkan beliau berguru dengan cendekiawan di Makkah. Pada umur 18 tahun, Imam Bukhari menerbitkan bukunya yang pertama mengenai sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w., dan selepas itu buku sejarah bertajuk "Al-Tarikh-al-Kabir".
mam Bukhari amat meminati sejarah dan hadis-hadis Rasulullah s.a.w. dan menumpukan banyak tenaga bertemu dan belajar dengan cendekiawan yang terulung untuk mempelajari dan membahaskan hadis Rasulullah. Imam Bukhari melawat Damsyik, Kaherah, Baghdad, Basra, Madinah dan lain-lain tempat untuk belajar dan membincangkan hadis-hadis yang dipelajari. Semasa di Baghdad, Imam Bukhari selalu berbincang dengan Imam Ahmed Hanbal, pengasas fahaman (mazhab) Hanbali.
Semasa pengembaraannya, Imam Bukhari hanya mempunyai satu matlamat – mengumpulkan seberapa banyak ilmu yang mungkin boleh dikumpul untuk membolehkan beliau membuat pengumpulan yang terbesar sunnah hadis Rasulullah s.a.w.. Beliau begitu giat menulis, dan pada satu ketika berkata "Saya sudah menulis mengenai 1800 orang, setiap satunya meriwayatkan hadis Rasulullah s.a.w., dan saya hanya menulis mengenai mereka yang lulus ujian yang ditetapkan."

Imam Bukhari mempunyai ingatan yang mengkagumkan, dan sumbangannya terhadap sains pengumpulan hadis tidak dapat ditandingi. Dia merakamkan hadis Rasulullah s.a.w. dalam buku "Al-Jami-al-Sahih”. Dia membuat penyelidikan selama 16 tahun dan meneliti 60,000 buah hadis sebelum memilih 7,525 buah hadis yang beliau berpuas hati menepati takrif kesahihan yang beliau tetapkan.

Diusir Dari Bokhara

Kepopularan Imam Bukhari menimbulkan perasaan iri hati di kalangan beberapa orang ulama yang akhirnya mengakibatkan beliau diusir dari bumi Bokhara oleh Gabenornya. Dia mati dalam buangan pada malam Aidilfitri dalam tahun 256 Hijrah di Khartank dekat Samarkand. [1] Makam Imam Al-Bukhari terletak 12 kilometer di utara Samarkand.

hmm dah mula main angle nampaknya Fri 23-Feb-2007 01:31
Posted by:Ouled Kenitra  - [Link]
bdah lama tak update fp..
pergi mana?
Fri 30-Mar-2007 16:10
Posted by:Baba Muhammad  - [Link]
Add comment


Friday, 9-Feb-2007 07:46 Email | Share | | Bookmark
koleksi pintu antik...

ukiran antik...
jalan² tembak pintu..
ukiran kayu.
View all 4 photos...

Quote:
kehalusan seni ukiran andalus.....



Quote:
ukiran ala moden & hiasan luaran..

Code:
"sesiapa yang hanya membuat perancangan adalah orang yang bermimpi,sesiapa yang hanya bekerja adalah hamba kepada pekerjaan.tetapi sesiapa yang bekerja menurut perancangan, maka dialah yang akan memperoleh kejayaan. (al-hukama')

wahhh..skali dia kasi kluar dia punya koleksi..mantappp Sat 10-Feb-2007 12:10
Posted by:ais-putih ais_putih@yahoo.com  - [Link]
ada mntak izin dgn tuan umah tak masa nk tmbak tu...huhu Tue 13-Feb-2007 23:54
Posted by:kindaichim kindaichim@yahoo.com  - [Link]
masyallah..cantik tempat2 ni..nice shot!teringin nak ke sana.. Thu 15-Feb-2007 17:25
Posted by:Baba Muhammad  - [Link]
View all 5 comments Add comment


Sunday, 4-Feb-2007 22:21 Email | Share | | Bookmark
Rehlah Ifran 2007

baki salji....
kesejukan......
pokok salji....

Quote:
salji sebelum cair.....


Quote:
bunga salji...


Quote:
pokok kesejukan...

Code:
Tanggungjawab


tanggungjawab itu
umpama menggalas batu
di atas pundak.

tanggungjawab itu
umpama menjolok mentari
dengan memandang wajahnya.

tanggungjawab itu
umpama seekor belut
di genggaman tangan.

tanggungjawab itu
umpama mengumpul embun
sebelum terbit matahari.

tanggungjawab itu
umpama menghitung helai daun
pada pohon yang rimbun.

tanggungjawab itu
empama mendaki gunung
setinggi langit.

tanggungjawab itu
umpama menahan ribut
dengan telapak tangan.

tanggungjawab itu
umapama pencarian sebutir mutiara
dalam lautan yang dalam.

tanggungjawab itu
seperti mengasing-asingkan
bauran beras dan pasir.

tanggungjawab itu
umpama meminum racun
walau bisanya telah diketahui.

tanggungjawab itu
sebenarnya satu amanah
yang harus ditunaikan.

saudara Fitri Azmi..

dah abih peksa ni buat apa dik oii Mon 5-Feb-2007 09:26
Posted by:Ouled Kenitra  - [Link]
suke 1st pic tuh.. kalo warna die lagi bright.. mmg besh gile vavi ah Wed 7-Feb-2007 06:38
Posted by:e c a h  - [Link]
ooo gi tembak salji dendiam yer muji... Fri 9-Feb-2007 00:10
Posted by:ais-putih ais_putih@yahoo.com  - [Link]
Add comment


[<<  <  [1]  2  3  >  >>]    [Archive]

© Pidgin Technologies Ltd. 2008.